in ,

Kurangi Dampak Kualitas Udara yang Buruk, Sekarang!

Foto : Freepik

JAKARTA – Kualitas udara di ibu kota Jakarta pada Selasa (30 Juli 2019) pagi pukul 06.00 WIB tercatat 189, masuk kategori tidak sehat. Bahkan, AirVisual menyebut Jakarta masih menjadi kota paling berpolusi di dunia.

Dengan kualitas udara Jakarta kategori tidak sehat, bisa meningkatkan gangguan pada jantung serta paru-paru. Kelompok sensitif mempunyai risiko tinggi terganggu kesehatannya akibat kualitas udara buruk saat ini.

Fungsi paru-paru biasanya menurun seiring bertambahnya usia, tetapi penelitian yang diterbitkan dalam European Respiratory Journal ini menunjukkan bahwa polusi udara dapat berkontribusi pada proses penuaan dan menambah bukti bahwa menghirup udara yang tercemar membahayakan paru-paru. Para peneliti menggunakan model polusi udara yang divalidasi untuk memperkirakan tingkat polusi yang terpapar pada orang-orang di rumah mereka ketika mereka mendaftar dalam studi Biobank di Inggris.

Analisis lebih lanjut juga melihat apakah bekerja di pekerjaan yang meningkatkan risiko pengembangan COPD berdampak pada prevalensi penyakit. Data menunjukkan bahwa untuk setiap peningkatan rata-rata tahunan lima mikrogram per meter kubik PM2.5 di udara yang terpapar oleh para partisipan di rumah, pengurangan fungsi paru-paru serupa dengan efek dari dua tahun penuaan.

Karena itu, MNCUpdate membagikan tips untuk mengurangi dampak polusi udara terhadap paru-paru:

1. Cek kualitas udara

Memantau kualitas udara dapat dilakukan dengan bantuan aplikasi. Salah satu aplikasi yang dapat digunakan adalah AirVisual. Jika sulit menghindari aktivitas luar ruangan, maka mencari waktu yang tepat untuk aktifitas tersebut menjadi pilihan.

Baca juga:  Ini Dia Juara Bintang RDI 2020!

2. Gunakan masker

Pilih masker yang efektif untuk menangkal partikel debu dan polusi.

3. Pelihara tanaman

Jenis tanaman seperti lidah mertua dan aloe vera atau lidah buaya diyakini mampu mengurangi polusi udara.

4. Hindari lalu lintas yang padat

Asap kendaraan bermotor menjadi penyumbang utama polusi kendaraan. Disarankan menghindari kepadatan lalu lintas untuk menjaga kesehatan.

5. Pola makan

Polusi udara menyumbang radikal bebas pemicu berbagai masalah kesehatan. Antioksidan dari sayur dan buah-buahan maupun sumber nutrisi lainnya dapat menjadi penangkal.

Written by Achmat

Dokter Ini Gapai Mimpinya di Indonesian Idol

Sidang Istbat Dijadwalkan Pekan Ini