in ,

MNC Animation Pacu Edukasi Industri Animasi

JAKARTA – Perusahaan produksi animasi milik MNC Group, MNC Animation terus melakukan edukasi tentang industri animasi kepada generasi muda di Indonesia.

Edukasi tersebut meliputi perkembangan terkini, prospek industri ke depan, proses produksi, kreativitas dan termasuk pula peluang karier bagi para animator maupun peminat animasi.

Penyebaran informasi ini diharapkan dapat memacu animo generasi muda untuk menggeluti salah satu industri kreatif ini.

Head of Marketing Communication MNC Animation Suhendra Wijaya mengatakan, secara umum animasi di Indonesia ini masih pada tahap pengembangan dan masih kurangnya sumber daya manusia.

“Inilah yang membuat MNC Animation ingin lebih menumbuhkan dukungan untuk animasi Tanah Air,” ujarnya di sela-sela menyambut kunjungan mahasiswa Universitas Bina Nusantara (Binus) ke studio MNC Animation di MNC Studios Tower II, Kebon Jeruk, Jakarta, Selasa (15/5).

Para mahasiswa itu diajak melihat proses pembuatan karakter di MNC Animation di antaranya Entong, Kiko, Titus, Zak Storm, Bima, Dinda&Novy, Princess Azura, Preschool Show, dan The Giant 8.

Visitasi ini, lanjutnya, merupakan program rutin yang diadakan perseroan yaitu program Visit MNC Animation.

“Target kami adalah mengedukasi adik-adik dari TK sampai Universitas tentang animasi,” kata Suhendra.

Kepada para mahasiswa, dijelaskan pula tentang pembuatan karakter animasi. Untuk membuat satu animasi Kiko yang berdurasi 11 menit, nilai investasinya hampir Rp1 miliar.

Baca juga:  Peduli Kebutuhan Ibu dan Anak, MNC Play aktif di IMBEX 2018

Sementara, waktu pengerjaan memerlukan waktu hampir empat bulan dan membutuhkan karyawan hingga 89 orang.

Lebih lanjut ia menyampaikan, MNC Animation juga bekerja sama dengan animator berpengalaman di luar negeri untuk pembuatan karakter Zak Storm. Di mana keterlibatan MNC Animation sebagai co-production bersama dengan animator Korea, Amerika, dan Prancis.

Ke depan, kata Suhendra, MNC Animation akan memperluas usaha Intelectual Property (IP) dengan mendulang peluang pada penjualan merchandise, seperti boneka, sepatu. Dengan demikian, selain mendapatkan pemasukan (income) dari penayangan karakter di televisi, bisnis IP juga mendapatkan income dari merchandising dan lisensi.

“Bisnis dan peluang animasi akan lebih cerah ke depannya karena industrinya makin berkembang sebab studio di Indonesia makin banyak. Banyak negara luar juga sudah mulai melihat Indonesia yang bisa memberikan services yang bagus,” ungkapnya.

Sebelumnya, MNC Animation juga menerima kunjungan mahasiswa Universitas Persada Indonesia-YAI (UPI-YAI) Jakarta,
Universitas Tarumanegara, Jakarta, siswa SMK 1 Muhammadiyah Klaten, dan SMK Media Kreatif Depok.

Beberapa waktu lalu, juga menerima visitasi dari Balai Diklat Industri Denpasar, Bali dan 60 murid TK dari Sekolah Madinah Islamic School K1, Jakarta.*

Written by Andini Anissa

MNC Update Writer

The Voice Kids Indonesia Hadirkan 3 Coach Baru

Promo Cashback Rp701 Juta dari Tabungan Arisan Nasional MNC Bank